No comments

Kronologi Cerita Cinta Ade Sarah Yang Berujung Kematian di Tangan Mantan

Ade Sarah mungkin salah satu dari perempuan belia yang bernasip malang. Cerita cinta Ade Sarah berujung kematian di tangan mantannya sendiri. Perempuan bernama lengkap Ade Sarah Angelina Suroto ini tewas saat usianya asih 19 tahun.

Mahasiswa yang tercatat namanya di Universitas Bunda Mulia (UBM) ini menghilang dari rumah setelah berpamitan berangkat kursus bahasa Jerman kepada orangtuanya pada hari Senin 3 Maret lalu. Orangtua Ade Sarah mungkin tidak pernah membayangkan bahwa anak satu-satunya itu tidak akan kembali lagi kepangkuannya.

Diketahui beberapa hari kemudian ternyata Ade Sarah ditemukan meninggal dunia dan tubuhnya dibuang dipinggir jalan tol di daerah Bekasi.

Sehari sebelumnya Ade Sarah pergi ke acara Java Jazz dan gelang itu masih terikat di tangannya. Semula Polisi yang menemukan mengira perempuan malang ini terbunuh setelah acara tersebut, namun hasil visum dan pencarian berkata lain.

Ade Sarah terbunuh karena mulutnya tersumpal kertas, bahkan kertas dan tisyu memenuhi tenggorokannya.

Ade Sarah Angelina Suroto

“Penyebab kematian kertas di tenggorokan sehingga korban tidak bisa bernafas dan meninggal,” ujar AKP Siswo, Kabag Humas Polres Bekasi Kota, keterangan yang dilansir detikcom, Kamis (6/3/2014).

Sadis sekali! Belakangan diketahui sang pelaku adalah mantan kekasih Ade Sarah yang bernama Hafitd. Pada usaha pembunuhan tersebut Hafidth tidak sendirian. Ia dibantu kekasih barunya yang bernama Asyifa. Ketiga pemuda ini, sebenarnya saling kenal karena sama-sama lulusan SMA 39 Jakarta. Sayang, pasangan muda, Hafitd dan Asyifa tega sampai hati melakukan pembunuhan kepada Ade Sarah.

Cerita cinta Ade Sarah dan Hafidt memang sudah berakhir hingga akhirnya Asyifa yang menggantikan Ade Sarah saat ini.

Hafitd mengaku sakit hati dengan Ade Sarah karena belakangan tidak mau lagi dihubungi dan ditemui olehnya. Rasa sakit hatinya kemudian mendorongnya untuk melakukan pembunuhan kepada Ade Sarah.

Asyifa yang rela membantu pembunuhan tersebut dilatar belakangi rasa takut kehilangan Hafitd sang pacar. Asyifa takut Hafitd kembali kepada Ade Sarah sehingga ia mau saja ikut membunuh Ade Sarah.

Kronologi Kejadian Pembunuhan Ade Sarah

Ade Sarah yang sudah lama tidak pernah membalas SMS dan telpon Hafitd membuat pria muda ini kesusahan untuk menjalankan niatnya. Kemudian Asyifa coba menghubungi Ade Sarah dengan bertanya cara daftar kursus bahasa Jerman di tempat kursus Ade Sarah. Mereka janjian untuk bertemu, tapi setelah Ade bertemu dengan mereka, Asyifa tidak sendiri. Ada Hafitd yang juga ikut menemani.

Asyifa dan Hafitd akhirnya berhasil bertemu dengan Ade Sarah setelah seminggu sebelum hari itu mereka merencanakan untuk membunuh Ade Sarah.

Saat itu, Ade Sarah masuk ke dalam mobil yang dikendarai Hafitd. Asiya duduk di samping pengemudi dan Ade Sarah duduk di belakang. Mereka berbincang sampai akhirnya Ade Sarah merasa ada yang janggal, ia ingin turun dari mobil tersebut. Asyifa menahannya sambil menyetrumnya. Ade Sarah mendapat penganiayaan degan disetrum alat kejut listrik bertegangan 3800 kilovolt (bengkalisonline.com) berulang kali. Hafitd menempelkan alat itu berulang kali ke perut, dada dan kaki Ade Sarah. Alat itu tidak langsung membunuh Ade Sarah.

Selain itu Ade Sarah sempat menerima pukulan di kepalanya berulang kali. Agar tidak bisa berteriak Asyifa memasukan kertas dan tisyu ke dalam mulut Ade Sarah. Pada akhirnya Ade Sarah terbunuh karena kesulitan bernapas dan dibuang begitu saja. Jenazah Ade Sarah akhirnya ditemukan 2 hari kemudian pada Rabu 5 Maret 2014.

Keanehan Hafitd dan Asyifa di Social Media

hafitd dan asyifa

Hafitd dan Asyifa masih bisa tersenyum setelah pembunuhan yang dilakukannya

Pasangan pembunuh, Hafitd dan Asyifa sempat ikut merasa berduka dengan menunjukkan doa-doa untuk Ade Sarah melalui akun Twitter dan Path miliknya.

Postingan Asyifa yang seolah-olah ikut berduka atas kematian Ade Sarah:

path asyifa

Postingan Asyifa di Path seolah-olah ikut berduka atas kematian Ade Sarah

chat line hafitd tentang kematian ade sarah

chat line hafitd tentang kematian ade sarah

Teman-teman merasa curiga, kemudian melaporkan kepada ibunda Ade Sarah. Menurut teman-teman Ade pernah bercerita bahwa mantanya pernah ingin mencelakakannya. Laporan tersebut kemudian disampaikan oleh ibunda ke Polisi dan Hafitd di tangkap saat sedang melayat di rumah duka.

“Cara kerjanya (polisi) sungguh-sungguh luar biasa, dengan waktu yang tidak terlalu lama sudah berhasil menangkap pelakunya,” kata Bapak Suroto saat pemakaman Ade Sara di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Jumat (7/3/2014).

Menurut teman-teman yang juga melayat di waktu yang sama, gelagat Hafitd sangat aneh saat itu. Ia seperti orang kebingungan yang berusaha mengalihakan pembicaraan. Seperti tidak ingin membahas kejadian tewasnya Ade Sarah, namun bagaimana mungkin karena itu adalah tempat rumah duka Ade Sarah.

Menurut Psikolog, Ade Sarah mengetahui sesuatu hal yang tidak semestinya dari Hafitd. Hingga Ade Sarah benar-benar tidak ingin bertemu setelah putus. Entah takut atau benar-benar sekedar ingin memproteksi diri, yang jelas ini membuat Hafitd marah kepada Ade Sarah hingga berani memutuskan untuk membunuhnya.

Pembunuhan berencana yang Hafitd dan Asyifa lakukan bisa membuahkan hukuman penjara seumur hidup. Cerita cinta tragis yang sangat mengerikan ini bisa dijadikan pelajaran.

Baca Juga:

Belajar Dari Cerita Cinta Raffi Ahmad dan Nagita Slavina

Kisah Cinta Nyata Menyedihkan: Mertua Menikahi Menantunya

Ada Cinta Untuk Wanita Tionghoa

 

This post has already been read 88919 times!

Tags:  , , ,

Related Posts:

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>